header photo

» Pengawetan Bambu » Analisa Biaya & Harga

Analisa Biaya & Harga

harga bambuBerikut ini adalah analisa usaha pengawetan bambu dengan menggunakan bahan pengawet borax & boric acid. Asumsi harga bahan pengawet adalah harga rata-rata (antara Rp 16.000 - Rp. 18.000 / kg) yang kami peroleh dari toko kimia dan supplier bahan pengawet, dengan konsentrasi pengawet 10%. Sedangkan harga bahan bambu adalah harga satu batang bambu dengan kualitas super dengan spesifikasi: bambu tua, tidak bengkok, tidak pecah, umur sekitar 3 tahun, panjang 6 meter.

Analisa Biaya Pengawetan Bambu Petung

  • Harga petung diameter 15-20 cm: Rp.40.000
  • Bahan pengawet : Rp.30.000
  • Tenaga Kerja : Rp.15.000
  • Lain-lain (listrik, air) : Rp.5.000
  • TOTAL BIAYA : Rp.90.000

Analisa Biaya Pengawetan Bambu Apus

  • Harga apus diameter 6-8 cm: Rp.8.000
  • Bahan pengawet : Rp.7.500
  • Tenaga Kerja : Rp.3.500
  • Lain-lain (listrik, air) : Rp.1.000
  • TOTAL BIAYA : Rp.20.000

Analisa Biaya Pengawetan Bambu HITAM

  • Harga wulung diameter 7-10 cm: Rp.12.000
  • Bahan pengawet : Rp.8.500
  • Tenaga Kerja : Rp.3.500
  • Lain-lain (listrik, air) : Rp.1.000
  • TOTAL BIAYA : Rp.25.000

Sumber analisa adalah dari Cost Benefit Analysis  for Bamboo Treatment Business, UNIDO tahun 2006, dengan penyusaian harga bambu, tenaga kerja dan bahan pengawet pada saat ini (tahun 2011)

Sidebar Menu

Iklan

Pilubang Resort Syariah

Tanara Bamboo

Desain_bangunan_bambu

Bambu Nusa Verde

Jual Bambu

Statistik Kunjungan

free counters

Suggest this site

logo bambu awet

Page 1 of 5  > >>

Apr 13, 2012
Category: Berita Terkini
Posted by: admin
Brussel - Prospek industri bambu sangat menjanjikan. Pemanfaatannya tidak lagi terbatas pada kerajinan tangan dan industri kecil, melainkan meluas sampai infrastruktur dan sumber energi terbarukan.
Jun 6, 2011
Category: Artikel
Posted by: admin

Makan Bambu Muda Bisa Langsing dan Tak Mudah Kena Kanker

May 3, 2011
Category: Artikel
Posted by: admin
Bambu Petung atau Betung (Dendrocalamus asper) , tumbuh subur di Pulau Jawa, Sumatra, Sulawesi bahkan sampai ke kawasan timur Indonesia. Pemanfaatan bambu petung sebagai bahan bangunan telah dilakukan sejak lama, terutama untuk bahan penyangga atap rumah seperti reng dan usuk. Di Jawa Tengah, khususnya Magelang, bisnis reng bambu ini telah ada sejak lama dan masih bertahan hingga kini.